Serabi Kalibeluk diambil dari nama sebuah desa di Kecamatan Warungasem, batang yakni Desa Kalibeluk. Nah, Serabi Kalibeluk ini merupakan kuliner khas Batang selain megono. Serabinya selain enak ukurannya jumbo loh.
Serabi ini menurut penuturan masyarakat sekitar memiliki sebuah legenda dari tokoh leluhur Desa Kalibeluk, Nyai Randinem. Nyai Randinem merupakan pembuat kue serabi sejak dulu kala. Tepatnya sejak zaman Mataram Islam di bawah Sultan Agung Hanyokrokusumo. Nyai Randinem adalah anak petani dan juga pembuat kue serabi yang berasal dari Desa Kalibeluk,Warungasem, Batang. Konon para pembuat serabi di masa sekarang ini adalah para keturunan dari Nyai Randinem. Ukuran dari serabi ini menjadi khas karena memiliki bentuk yang besar dan unik lain dari serabi lainnya, begitupun soal rasa Serabi ini memiliki 2 varian rasa, rasa Original dan Rasa Gula Jawa. Serabi ini dapat dijumpai di Desa Kalibeluk atau di Pasar Minggon Jatinan setiap hari Minggu Pagi